![]() |
Bupati Asahan ( tengah) bersama Forkopimda dan Masyarakat- |
Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat Kab. Asahan Suherman Siregar, SSTP, MM menjelaskan desa sebagai
otonomi asli punya peran strategis sehingga perlu perhatian serius. Dengan
telah ditetapkannya calon kepala desa sekaligus undian no urut calon kades 307
orang maka untuk memahami tahapan selanjutnya dan menciptakan
iklim yang sejuk saat Pilkades perlu dilaksanakan deklarasi damai hari
ini.
“Maksud dan tujuan deklarasi ini
adalah untuk mensukseskan Pilkades sesuai peraturan perundangan. Menciptakan
Pemilihan Kepala Desa yang Jujur, Aman, Adil dan berkualitas serta menjaga situasi yang tertib dan kondusif.
Selain itu juga dalam rangka
mensosialisasikan Deklarasi Pilkades Damai kepada seluruh pendukung dan
simpatisan calon kades masing-masing,” ungkapnya.
Deklarasi Pilkades Damai ini juga
dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Asahan
Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi, jajaran Kepala OPD, Camat, Panitia Pengawas,
Kades, Pj Kades, Plh Kades, ketua BPD, Ketua Pemilihan Kades, serta calon
kades. Selain mengikrarkan komitmen Pilkades Damai, mereka juga mendatangani
bersama komitmen tersebut di kain putih yang disediakan.
Pada kesempatan ini Seluruh Calon
Kepala Desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa Serentak bergelombang
membacakan Deklarasi yang dipimpin Calon Kepala Desa Buntu Pane Manten Aperi
Simbolon dan diikuti Calon Kepala Desa yang lain.
Kapolres Asahan AKBP. Roman
Smaradhana, SH, SIK, MH menyampaikan harapannya semoga pelaksanaan Pikades
Serentak bergelombang di Kabupaten Asahan dapat berjalan Aman, Tertib dan
Damai.
Kapolres juga menjelaskan
beberapa langkah dalam menciptakan Pilkades yang aman, tertib dan damai, salah
satu langkah yang diambil adalah satu Desa Satu TPS, hal ini dimaksudkan untuk
memudahkan pengawasan Pelaksanaan Pilkades agar pelaksanaan Pilkades dapat
berjalan Kondusif,Aman dan bermartabat.
Sementara itu, Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan atas
nama Pemerintah Kabupaten Asahan dan Forkopimda mengucapkan selamat kepada
para calon Kepala Desa. “Semoga
senantiasa diberi kesehatan sehingga bisa mengikuti tahapan Pilkades sampai
selesai dengan baik,” katanya.
Pada kesempatan hari ini seluruh calon sengaja dikumpulkan, ini dimaksudkan Lanjut Bupati, guna melaksanakan Deklarasi Damai, kegiatan
ini dalam rangka menyamakan persepsi dan
komitmen Para Calon Kades guna
mewujudkan Pilkades yang demokratis dan bermartabat. Selain itu juga dalam
rangka mewujudkan pilkades yang berintegritas, bebas kampanye hitam, hoax, isu
SARA, ujaran kebencian, money politic dan sebagainya.
“Saya titip kepada bapak ibu
calon kades agar bisa membangun situasi yang kondusif di wilayahnya
masing-masing. Saya titip juga agar bisa saling bersaing dengan sehat. Saling
tonjolkan visi misi tunjukan bahwa wilayah para calon Kades mampu melaksanakan
ajang demokrasi ini dengan baik,” katanya.
Bupati menambahkan bahwa beda pilihan adalah hal
biasa, namun yang terpenting adalah tidak membuat saling bermusuhan terpecah
belah, konflik, tentunya kalah menang
hal yang biasa. Bupati menghimbau agar nantinya para calon kades bisa
menerima dengan legowo lapang dada apapun hasil Pilkades sebab keputusan sudah
diatur oleh yang di atas.
“Jangan sampai ada gesekan
konflik oleh karenannya kami ingin ajak seluruh komponen masyarakat,
stakeholder, untuk bisa bergandeng tangan dalam
mensukseskan Pilkades serentak yang akan di Gelar Tanggal 07 September
2022. Selamat berkontestasi semoga semangat persaudaran semangat kekeluargaan
bisa mewujudkan Pilkades yang berintegritas, bermartabat, tertib aman dan
kondusif,” pungkasnya.
( Sarifah HS)
Posting Komentar