NATUNA I KEJORANEWS.COM :
Wilayah kabupaten Natuna memiliki karakteristik musim yang dipengaruhi musim
ekuatorial sehingga memiliki 2 preode musim hujan dan juga 2 preode 2 musim
panas. Menurut Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Ranai, Feriomex Hutagalung , saat ini Natuna sedang mengalami musim panas atau
musim kemarau fase pertama .Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ranai,
Feriomex Hutagalung-
Sementara untuk musim hujan fase pertama diperkirakan terjadi
pada bulan April hingga bulan Mei mendatang.
"Natuna itu dipengaruhi oleh musim Equatorial, dimana
memiliki 2 masa Puncak Hujan dan 2 masa puncak musim Panas, untuk puncak musim
panas pertama biasanya terjadi pada bulan April Hingga Mei, baru nanti puncak
hujan kedua dibulan, Oktober , November, Desember," kata Feriomex melalui
sambungan telepon, Selasa (29/03/2022).
Sementara untuk puncak kemarau pertama terjadi pada awal bulan
Maret hingga awal April, sedangkan untuk musim Panas kedua biasa terjadi
dibulan Juni, Juli, dan Agustus.
Feri menambahkan, diperkirakan pada bulan April meskipun telah
memasuki puncak musim hujan pertama, namun curah hujan tidak terlalu tinggi,
sehingga cuaca panas masih mendominasi.
"Memang dibulan April curah hujan masih kurang, tetapi
maish ada terjadi potensi - potensi hujan juga," imbuh Feri.
Masyarakat dihimbau untuk dapat mengantisipasi cuaca panas yang
kemungkinan akan meningkat terutama pada bulan Puasa di Bulan April mendatang.
Selain itu kata Feri pada bulan April mendatang , ketinggian
gelombang laut Natuna diperkirakan berkisar antara 1 hingga 2 meter.
"Ketinggian gelombang itu kemungkinan terjadi diutara laut
kepulauan Natuna, jadi harus tetap waspada."
Untuk mengetahui prakiraan cuaca yang terjadi diwilayah Natuna
Feri menghimbau masyarakat agar dapat mengakses website BMKG Ranai, di
stametranai.com.
(Piston)
Posting Komentar